Majapahit Bukan Penguasa Nusantara

Opini

Opini Wem Fauzi

Narasi sejarah yang menyebutkan Majapahit sebagai imperium nusantara pada abad 12 dan 13 Masehi patut dipertanyakan lagi. Dengan rentang masa berdiri yang tak lebih dari 2 abad, agaknya terlalu dibesarkan jika dalam waktu sesingkat itu, kerajaan yang didirikan oleh Raden Wijaya tahun 1293, dan penerusnya mampu mengontrol secara penuh gerak ekonomi serta politik wilayah nusantara.

Ratu Tribuana Tungga Dewi yang meneruskan kekuasaan Raden Wijaya, tercatat lebih sibuk menata pemerintahan ke dalam. Sejumlah pemberontakan daerah sekitar harus dihadapi dan sangat menguras energi.

Pada saat Hayam Wuruk naik tahta dan Sang Mahapatih Gajah Mada konon mengucap Sumpah Palapa, Majapahit sudah relatif stabil. Sejumlah ekspedisi ke berbagai kerajaan Nusantara memang tercatat dalam sejumlah prasasti. Namun ekspedisi itu tak menyebut bahwa kerajaan yang disambangi bersumpah setia kepada Majapahit, seperti yang tercatat dalam ekspedisi Pamalayu di Sumatera

Klaim bahwa kerajaan ini menjadi penguasa wilayah secara ekonomi dan politik hanya dalam waktu kurang dari 50 tahun, rasanya terlalu berlebihan. Yang paling mungkin terjadi adalah Majapahit hanya menjadi pengontrol efektif ekonomi, politik dan budaya untuk wilayah pulau Jawa saja sampai Bali dan sebagian Nusa Tenggara. Di luar itu, hubungan mereka dengan para penguasa Kalimantan Sulawesi, Sumatera atau Maluku, sejatinya adalah hubungan setara.

Hal yang paling mungkin terjadi adalah koneksi kerajaan tersebut dengan Majapahit tak lebih seperti sebuah konfederasi kerajaan kerajaan Nusantara, seperti gabungan negara-negara Asia Tenggara dalam serikat ASEAN. Majapahit tidak lebih dari sekedar pimpinan sebuah federasi kerajaan-kerajaan Nusantara. Karena untuk sebuah kontrol efektif, dan sentralistik, Trowulan sebagai pusat pemerintahan memerlukan sumber daya luar biasa, khususnya militer.

Apalagi pada zaman itu belum ada alat komunikasi yang menjadi kunci utama penguasaan mereka. Buktinya, kerajaan Pajajaran yang bertetangga langsung saja tidak mampu ditaklukkan sampai Majapahit hancur satu abad kemudian. Jadi, bagi mereka yang percaya cerita bahwa Majapahit adalah penguasa Nusantara pada abad pertengahan lebih baik baca sejarah lagi. Gunakan bingkai logika zaman itu, bukan waktu sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *