Nani Handayani dan Kesalahan Penulisan al-Qur’an dalam Acara Syiar Kemuliaan MetroTV

Islam Liputan

Opini Muhammad Yusuf el-Badri

(Intelektual Muda Persatuan Tarbiyah Islamiyah)

Dakwah Islam; kebebasan berujung kebablasan

pagi ini melalui lapak mbah Roy Anwar ada informasi menarik. yakni tentang fenomena dakwah islam di abad kontemporer. di lapak itu ditampilkan kesalahan fatal yang tidak hanya pembodohan terhadap umat islam tapi juga menyesatkan. kesalahan fatal apa? kesalahan fatal tentang penulisan ayat al-qur’an dan pembacaannya.
acara ceramah keagamaan itu diisi oleh seorang ibu setengah baya, bernama nani handayani. saya tidak sudi menyebutnya sebagai ustazah kalau hal-hal yang sangat prinsip dan mendasar dalam islam, yakni baca tulis al-qur’an belum dikuasainya.

setelah saya telusuri, saya menemukan satu video dengan penceramah yang sama dan juga ditemukan kesalahan yang sama. dan ini sangat merusak.

Di negara demokrasi seperti Indonesia, memang ruang terbuka pada siapa saja untuk bicara dan menjadi apa saja. tetapi belakangan ini, wilayah kajian keislaman menjadi wilayah yang amat sangat bebas dimasuki oleh siapa saja.
tidak heran kemudian banyak penceramah berserakan di mana-mana yang kita tidak tau sama sekali latar belakang pendidikannya. bahkan artis yang kemarin sore belajar baca-tulis al-qur’an pun sudah bisa disebut sebagai ustad/ustazah karena mempunyai popularitas yang memadai. media tentu saja berkepentingan dalam hal ini, yakni mengejar ratting.

Tampak bahwa hari ini modal untuk menjadi penceramah tidaklah terlalu berat. penceramah cukup menguasai kemampuan retorika saja. soal pemahaman materi keislaman tidak jadi pertimbangan. media sebagai perantara, menjadi bertanggungjawab terhadap hal seperti ini.

Sebelumnya masyarakat dihebohkan oleh materi ceramah yang membingungkan umat, yakni perkara tidak najis kotoran kucing. sebelum masalah kotoran kucing ini juga pernah muncul tentang pesta seks di surga. dan masih banyak lagi masalah yang tidak sesuai dengan kondisi dan keyakinan yang dianut oleh muslim indonesia.
di sinilah perlunya sertifikasi dai/penceramah. umat islam indonesia tidak mungkin berlarut-larut dalam menghadapi kekacauan pemahaman keislaman. MUI dan omas keislaman yang ada di Indonesia, harus duduk bersama untuk membicarakan masalah ini. karena ini masalah serius.

Lihatlah masalah kali ini, yakni penguasaan baca-tulis al-qur’an oleh penceramah. kalau baca-tulis al-quran saja belum dikuasai dengan baik, kita jadi sangsi bahwa pemahaman keislamannya hanya didapat dari buku bacaan terjemahan yang terbatas.

 

Kita semua memang tidak tahu apakah ayat itu ditulis oleh nani atau tim acara Syiar kemuliaan. tetapi yang pasti kesalahan yang sama telah terjadi dua kali. dari dua video yang saya telusuri, video ceramah nani yang diapload 1 desember dan 4 desember oleh metrotvnews.com, terdapat kesalahan serupa. ini berarti, dari dua kali ceramah yang dilakoni oleh nani itu, nani tidak melakukan koreksian terhadap kesalahan dalam menulis ayat al-quran.

Ini juga berarti bahwa nani sama sekali tidak mempunyai kompetensi untuk menjadi penceramah. karena hal dasar yang tidak dikuasainya. oleh sebab itu, MUI perlu menyatakan sikap terhadap dakwah kebablasan seperti ini dan KPI perlu memberikan teguran pada media-media yang bersangkutan.

Sebagai anak muda persatuan tarbiyah islamiyah, saya menyatakan; (1) Meminta acara “acara syiar kemuliaan” yang siarkan oleh MetroTV dihentikan sementara, sampai masalah ini selesai. (2) meminta MetroTV, tidak lagi melibatkan Nani Handayani dalam acara tersebut. dan mencari penceramah yang punya kompentensi dalam bidang kajian Islam. (3) media perlu berkonsultasi dengan MUI dan ormas keislaman yang ada terkait penceramah dalam pandangan saya, Nani Handayani tidak layak disebut sebagai ustazah karena ia tak mempunyai kompetensi dalam bidang keislaman.
wallahu a’lam.

Ciputat, 05/12/2017
Muhammad Yusuf El-Badri
Anak Muda Persatuan Tarbiyah Islamiyah, aktif di Simak Institute (Lembaga Studi Islam dan Kebudayaan)

Catatan;
1. link video
http://video.metrotvnews.com/…/Rb1Zz4xk-syiar-kemuliaan-men…
video.metrotvnews.com/…/GbmJo94k-syiar-kemuliaan-salat-bagi…
2. untuk kebutuhan pembaca, gambar sebagai lampiran tulisan diganti dengan penulisan ayat yang benar..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *