Pandangan Hamka terhadap Doktrin Syiah dan Praktiknya – 2

Opini Izza Rohman Walau tidak sering, Hamka di berbagai tempat memberikan komentar terhadap beberapa paham ajaran Syiah dan pengamalannya. Misalnya tentang taqiyah. Mengapresiasi pandangan Syiah tentang taqiyah, Hamka mengatakan: “Terlepas dari pendirian penafsir sendiri yang bukan Syiah, melainkan penganut mazhab Sunni, penafsir kagum akan ajaran taqiyah kaum Syiah itu. Sebab bagi mereka taqiyah bukan kelemahan, […]

Continue Reading

Syiah dalam Deskripsi Hamka – 1

Opini Izza Rohman Dalam suatu uraian, Hamka menggambarkan Syiah lebih sebagai suatu paham politik yang bertumpu pada keyakinan bahwa Imam ‘Ali mendapatkan wasiat dari Rasulullah untuk menggantikan beliau sebagai pemimpin umat. Syiah didefinisikan oleh Hamka sebagai “satu golongan yang mempunyai aliran paham politik bahwa yang berhak menjadi Imam kaum Muslimin sesudah Rasulullah wafat hanyalah Saiyidina […]

Continue Reading

Sunni-syiah dalam Pandangan Buya Hamka; Sebuah Pengantar

Opini Izza Rohman Dalam Tanfidz Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-47, dialog Sunni-Syiah menjadi salah satu isu strategis keumatan yang menjadi perhatian Muhammadiyah. Melihat fakta tersedotnya energi umat untuk pertentangan antara kelompok Sunni dan Syiah – yang dilatari beragam faktor – dan potensi meluasnya kekerasan yang terjadi di tingkat lokal, Muhammadiyah mengajak umat Islam untuk mengadakan dialog […]

Continue Reading

Selamat Tinggal Orang Dalam

Oleh Muhammad Yusuf el-Badri Setiap penerimaan calon pegawai, rekruitmen oleh lembaga negara, kita hampir tak pernah absen membicarakan soal calo dan orang dalam. Hingga sekarang, setelah 20 tahun reformasi, masyarakat masih meyakini bahwa untuk mendapatkan pekerjaan di republik ini, baik di lembaga pemerintahan maupun swasta, TNI dan Polri, mesti ada uang dan orang dalam. Hasil […]

Continue Reading

Pertimbangan; Bela Tauhid atau Bela HTI?

Oleh Muhammad Yusuf el-Badri (Pengkaji Islam dan Kebudayaan, Simak Institute) Pertanyaan pertama kali muncul setelah pembakaran bendera bertulis Dua Kalimat Syahadat ramai dibicarakan adalah kenapa umat Islam Protes dengan pembakaran itu? Jawaban paling umum adalah karena yang dibakar adalah Kalimat Tauhid. Kalimat suci umat Islam. Membakar kalimat Tauhid berarti menghina Islam. Alasan ini berarti bahwa […]

Continue Reading

Bayangan Politik (Praktis) di Tengah Api Pembakaran

Opini Muhammad Yusuf el-Badri (Pengkaji Islam dan Kebudayaan, Simak Institute) Pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN), 22 Oktober 2018, telah terjadi pembakaran bendera bertuliskan Kalimah Syahadatain; La Ilaha Illa Allah, Muhammad Rasulullah (Dua Kalimat Syahadat, Tiada Tuhan Selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah). Peristiwa pembakaran itu direkam, lalu diunggah di media sosial dan mendapat […]

Continue Reading

Integritas Iman, Ilmu dan Amal untuk Good Governance

Oleh Prof. Azyumardi Azra, CBE Integritas dalam perspektif agama adalah keterpaduan antara iman, ilmu dan amal. Iman adalah dasar yang menjadi kekuatan penggerak (driving force) dalam berpikir dan bertindak. Tetapi iman saja tidak cukup; harus disertai dengan ‘ilmu’ baik menyangkut berbagai aspek ajaran agama, tetapi juga menyangkut kehidupan sehari-hari. Iman dan ilmu menjadi hampa jika […]

Continue Reading

Demang Lehman; Perang Banjar dan Heroismenya

Bang Zul Rumah Transformasi Indonesia Ada beragam anasir untuk menjelaskan tentang bagaimana sosok pahlawan itu lahir. Dalam konteks lokal, kasus perang Banjar adalah salah satunya. Selain menjelaskan banyak hal, perang Banjar yang terjadi kurang lebih selama 46 tahun sejak tahun 1859 turut pula melahirkan tokoh penting, yang yang kepalanya dicari-cari pemerintah kolonial Belanda dan dihargai […]

Continue Reading

Implementasi Nilai Pancasila Dalam Kepemimpinan: Penguatan Integritas untuk Good Governance (3)

Oleh Prof. Azyumardi Azra, CBE Ke Arah Penguatan Etika Dalam rangka penguatan integritas para penyelenggara negara atau pejabat publik jelas perlu pula penguatan etika. Etika umumnya dipahami sebagai ‘teori atau ilmu tentang praktek moral’. Etika juga dipandang sebagai karakter atau etos individu/kelompok berdasarkan nilai-nilai dan norma-norma luhur. Dengan pengertian ini, etika tumpang tindih dengan moralitas […]

Continue Reading

Implementasi Nilai Pancasila Dalam Kepemimpinan: Penguatan Integritas untuk Good Governance (2)

Oleh Prof. Azyumardi Azra, CBE Integritas dan Good Governance Subyek atau ikhwal ‘integritas’ telah menjadi wacana dan praksis penting di berbagai banyak belahan dunia, termasuk di Indonesia. Soal integritas muncul berbarengan dengan perkembangan politik dunia yang ditandai gelombang-gelombang demokrasi yang terjadi sejak paroan kedua dasawarsa 1980-an. Dunia menyaksikan semakin banyak negara yang mengalami gelombang demokrasi, […]

Continue Reading