Gertak Sambal? Surat Aksi 5.000 Orang Sepi, Intelkam Polres Sampang Bilang Belum Terima

Isyar Fatimah
1034
×

Gertak Sambal? Surat Aksi 5.000 Orang Sepi, Intelkam Polres Sampang Bilang Belum Terima

Sebarkan artikel ini
Foto: wujud surat Aksi Yang belum di kirim ke intel polres sampang, namun sudah disebar luaskan( Istimewa)

SAMPANG http://simak.co.id Surat rencana aksi yang mencantumkan 5.000 orang dan simpatisan sudah beredar luas, ionisnya, surat yang ditujukan kepada Kapolres Sampang c.q. Kasat Intelkam itu justru disebut belum diterima Intelkam Polres Sampang.

Surat tertanggal 5 Oktober 2026 dengan nomor 26.10.01/SPA/X/2026 menjadwalkan aksi pada Kamis (8/10/2026) pukul 09.00 WIB di Mapolres Sampang.

Dari Pantauan Media, SampaiJam menunjukkan Pukul 09:00 Suasana depan polres Sampang Tampak sepi, tidak ada aktivitas kerumunan massa, hanya orang berjualan seperti biasa.

Surat tersebut mencantumkan sejumlah nama, antara lain Abdul Aziz Agus Priyanto, SH sebagai Kaperwil Media Lacakpos sekaligus Korlap Aksi I; Rolis Sanjaya sebagai Ketua Tim Generasi Peduli Negeri (GPN) sekaligus Korlap Aksi II; H. Arief Sugiharto, SH; Agus Bahri; Budi Haryanto; dan Didin.

Nama Abdul Aziz menjadi perhatian karena ia juga menjabat Sekretaris Dewan Pengawas Rumah Sakit Zyn Sampang.

Direktur Rumah Sakit Zyn Sampang, Andy Andrian Hasan SE, membenarkan jabatan tersebut.

Baca Juga : Dana Desa Karangpenang Oloh Rp 1,5 M Jangan Sampai Anggaran Gemuk, Pembangunan Kurus

Ketika ditanya apakah keterlibatan Aziz dalam aksi tersebut sudah sepengetahuan rumah sakit, Andy menjawab.

“Seharusnya dia tidak membawa nama RSMZ. Itu pribadinya dia.”

Andy juga mengatakan hubungan RSMZ dengan Polres Sampang selama ini berjalan baik.

“Karena hubungan RSMZ dengan Polres baik sekali.”

Sementara itu, ketika dikonfirmasi mengenai surat aksi tersebut, Intelkam Polres Sampang memberikan jawaban singkat:

“Belum masuk Intelkam.”

Baca Juga : Bukan Sekadar Air, KWI Hadir Ringankan Beban Warga Kampung Merapi Sampang

Padahal suratnya sudah beredar ke publik dan mencantumkan angka 5.000 orang dan simpatisan.

Ketika ditanya apakah penyebaran surat tersebut memiliki unsur pidana, ketika surat tersebar di media sosial dan mainstream sehingga ada dugaan membuat gaduh masyarakat, Intelkam kembali tidak berspekulasi.

“Itu nanti urusan Reskrim.”

Dengan demikian, setidaknya ada tiga fakta yang kini terbuka, surat aksi sudah beredar, Intelkam mengaku belum menerimanya, dan angka 5.000 orang masih sebatas jumlah yang dicantumkan dalam surat.

Sementara nama Aziz juga muncul dalam surat tersebut, di tengah posisinya sebagai Sekretaris Dewas Rumah Sakit Zyn.

Namun, Direktur Andy Adrian menegaskan keterlibatan itu merupakan urusan pribadi dan tidak membawa nama RSMZ.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *