Foto Siswa dengan Mata Lebam Beredar, Dugaan Kekerasan di MI Proyek Sokobanah Daya Disorot

Isyar Fatimah
937
×

Foto Siswa dengan Mata Lebam Beredar, Dugaan Kekerasan di MI Proyek Sokobanah Daya Disorot

Sebarkan artikel ini
Keterangan gambar: Ilustrasi seorang siswa yang mengalami lebam pada bagian mata. Ilustrasi ini bukan foto kejadian sebenarnya.

SAMPANG http://simak.co.id Foto seorang siswa dengan kondisi mata lebam beredar melalui WhatsApp dan memunculkan dugaan kekerasan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Proyek Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, informasi yang diterima redaksi menyebut peristiwa tersebut diduga terjadi pada Kamis (22/10).

Foto tersebut beredar disertai pesan yang mengimbau guru tugas dan tenaga pendidik agar mengedepankan pembinaan tanpa kekerasan terhadap siswa.

“Anak-anak itu dididik, bukan dipukul ataupun diperlakukan seperti ini,” demikian bunyi pesan yang menyertai foto tersebut.

Media ini menelusuri informasi itu dengan meminta keterangan warga setempat, seorang warga berinisial H membenarkan bahwa foto dan informasi mengenai dugaan kejadian di MI Proyek Sokobanah Daya ramai diperbincangkan melalui WhatsApp.

Baca Juga : Tahun Kedua Slamet Junaidi-Ahmad Mahfudz, PAD, Belanja Modal, dan Janji Manis Pembangunan

Menurut H, informasi yang beredar menyebut lokasi kejadian berada di madrasah yang dikenal sebagai sekolah MI Proyek Ustad Ali, namun, H mengaku tidak melihat langsung peristiwa tersebut.

Dalam rekaman suara yang diterima redaksi, sumber menyebut dugaan peristiwa tersebut terjadi setelah korban pulang dari madrasah pada sore hari seusai salat Ashar.

Sumber menuturkan, teriakan terdengar dari lokasi kejadian, seseorang yang disebut bernama Lora Farhan kemudian melakukan pengecekan, menurut keterangan tersebut, korban diduga berada di dalam sebuah kamar dengan pintu terkunci.

Pintu kamar disebut sempat diketuk, tetapi tidak dibuka hingga akhirnya didobrak, sumber mengklaim seorang ustaz yang disebut sebagai guru tugas dari wilayah Tamberu berada di dalam kamar tersebut dan kemudian meninggalkan lokasi.

Sumber juga menyebut korban mengalami lebam pada bagian mata dan sejumlah bagian tubuh lainnya.

Baca Juga : AGN Signature Tetap Buka meski Izin Belum Lengkap, Satpol PP Sampang Baru Sebatas Teguran

Keterangan tersebut menjadi bagian dari informasi awal yang sedang ditelusuri redaksi, warga berinisial H yang dimintai keterangan tidak menyaksikan langsung kejadian, sehingga kronologi tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak-pihak yang mengetahui peristiwa secara langsung.

Sementara pihak polres Sampang menyampaikan bahwa hingga konfirmasi dilakukan, belum menerima laporan terkait dugaan kejadian tersebut.

Redaksi selanjutnya akan meminta klarifikasi kepada pihak MI Proyek Sokobanah Daya untuk memperoleh penjelasan mengenai foto yang beredar, kondisi siswa, serta dugaan kekerasan yang menjadi perhatian masyarakat.

Dugaan kekerasan terhadap siswa di lingkungan pendidikan perlu ditangani secara serius, Sekolah dan madrasah harus menjadi tempat yang aman bagi anak untuk belajar, memperoleh pembinaan, serta mengembangkan diri tanpa kekerasan.

Apabila ditemukan unsur tindak pidana, penanganan harus dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan mengutamakan keselamatan dan perlindungan korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *