DINKES HALMAHERA TENGAH MATANGKAN PROGRAM KESEHATAN 2027, UTAMAKAN DATA DAN KEBUTUHAN MASYARAKAT

Admin
510
×

DINKES HALMAHERA TENGAH MATANGKAN PROGRAM KESEHATAN 2027, UTAMAKAN DATA DAN KEBUTUHAN MASYARAKAT

Sebarkan artikel ini

HALMAHERA TENGAH – Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Tengah mulai mematangkan perencanaan program kesehatan Tahun Anggaran 2027 dengan mengedepankan pendekatan berbasis data serta kebutuhan nyata masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap program yang direncanakan mampu menjawab persoalan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Evaluasi Kinerja Triwulan III Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 November 2026, bertempat di Ruang Rapat Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Tengah.

Kegiatan yang dikoordinasikan oleh Bidang Kesehatan Masyarakat ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Chalid Abd Halek, serta melibatkan seluruh penanggung jawab program di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Tengah.

Baca Juga : Rosihan Anwar Pimpin Pokdarkamtibmas Halteng 2026–2029, Siap Perkuat Sinergi dengan Polri dan Masyarakat

Evaluasi tersebut tidak hanya difokuskan pada peninjauan capaian pelaksanaan program hingga Triwulan III Tahun 2026, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk mematangkan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2027. Selain itu, forum tersebut membahas sejumlah program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026 yang belum terlaksana agar dapat segera ditindaklanjuti.

Dalam pertemuan tersebut, masing-masing penanggung jawab program diberikan kesempatan untuk memaparkan realisasi kegiatan, pencapaian indikator kinerja, berbagai kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program, serta langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan sisa waktu anggaran tahun berjalan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Chalid Abd Halek , menegaskan bahwa penyusunan perencanaan program kesehatan harus berangkat dari data yang akurat dan persoalan nyata yang ditemukan di tengah masyarakat.

Baca Juga : OPTIMALKAN PORTAL SATU DATA, PEMKAB HALMAHERA TENGAH PERKUAT TATA KELOLA PEMERINTAHAN DAN PEMBANGUNAN BERBASIS DATA

“Perencanaan program kesehatan tidak boleh hanya berorientasi pada penyusunan kegiatan, tetapi harus berdasarkan data, kebutuhan, dan permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat,” tegas Chalid.

Ia juga mengingatkan seluruh penanggung jawab program agar lebih cermat dan terarah dalam menyusun usulan kegiatan Tahun 2027. Setiap program yang diusulkan harus benar-benar mendukung prioritas pembangunan kesehatan daerah serta memiliki manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, penyusunan program juga harus memperhatikan keselarasan dengan dokumen perencanaan daerah, khususnya Rencana Kerja (Renja) dan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Tengah.

Baca Juga : IKATAN PELAJAR MAHASISWA INDARI (IPMI) DESAK PEMERINTAH HALMAHERAH SELATAN: JANGAN TUTUP MATA! JALAN INDARI–LABUHA JANGAN HANYA DISERTU, SEGERA LAKUKAN PENGASPALAN!

Keselarasan tersebut dinilai penting agar setiap kegiatan memiliki sasaran yang jelas, indikator keberhasilan yang terukur, serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Melalui evaluasi kinerja ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Tengah berharap seluruh penanggung jawab program dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan, menyelesaikan berbagai hambatan yang masih ditemukan, serta memperkuat kualitas perencanaan untuk tahun anggaran berikutnya.

Upaya tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Tengah dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih efektif, terarah, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Dengan perencanaan yang matang dan berbasis kebutuhan masyarakat, program kesehatan Tahun 2027 diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan kesehatan serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di Bumi Fagogoru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

KEPULAUAN MENTAWAI, SIMAK.CO.ID — Temuan obat kedaluwarsa di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan dan gudang farmasi Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi sorotan. Persoalan ini memunculkan pertanyaan mengenai pengelolaan persediaan obat, pengawasan distribusi,…