Jakarta, Simak,co.id – Pertemuan Perdana Periode ke-2 Arisan Bundo Kanduang DPP PKPS (Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan) berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua Umum DPP PKPS, Adi Karsyaf, SH. MH, Wakil Ketua Umum Bidang OKK DPP PKPS Roja Yesi, serta jajaran pengurus DPP PKPS lainnya.
Dalam arahannya, Ketua Umum DPP PKPS Adi Karsyaf mengungkapkan rasa bangga melihat semangat dan kekompakan Bundo-Bundo Kanduang yang selama ini menjadi penggerak utama organisasi.
Baca Juga : Lestarikan Budaya, Sanggar Biji Nagara SMAN 2 Tidore Gelar Kompetisi Seni, Diikuti 54 Regu Peserta
“Alhamdulillah, hari ini kita dipertemukan Allah SWT dalam pertemuan perdana Arisan Bundo Kanduang PKPS Periode ke-2. Ini bukan sekadar arisan. Ini adalah ruang silaturahmi, ruang konsolidasi batin rang Pasisia di rantau,” ujar Adi Karsyaf.
Ketum menegaskan, peran Bundo Kanduang sangat vital bagi besarnya PKPS hingga saat ini. Mulai dari kegiatan Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim di Balairung Matraman beberapa waktu lalu, sampai kegiatan arisan, Bundo-Bundo selalu menjadi penggerak. PKPS bisa besar karena Bundo-Bundo.
Sebagaimana disampaikan saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Gedung Painan Convention Center (PCC) Juli lalu, Rakernas menjadi momentum menyatukan visi seluruh keluarga besar PKPS agar memiliki arah gerak yang lebih terukur.
Baca Juga : Pendidikan dan Keagamaan Jadi Pilar Penguatan Masyarakat Sokobanah Daya
Untuk itu, dalam pertemuan ini Ketum kembali menegaskan tentang gagasan, finansial, sumber daya manusia, obsesi, dan kemistri.
“Bundo Kanduang harus menjadi sumber gagasan. Jangan hanya kumpul-kumpul. Lahirkan program yang menyentuh ranah dan peduli anak yatim. Apa yang bisa kita bawa pulang untuk Pesisir Selatan?,” ungkapnya.
Adi Karsyaf mengatakan, arisan ini harus kita jaga transparansi dan kemandiriannya. Dari bundo untuk bundo. Keuangan yang sehat akan membuat organisasi kuat.
Baca Juga : Karnaval Budaya HUT RI ke-81 di Sidokepung Meriah, Kades Ajak Warga Jaga Persatuan
“Kita harus punya obsesi besar. Obsesi agar PKPS menjadi rumah besar perantau Rang Pasisia yang disegani, yang peduli, yang hadir saat duka dan suka. Tidak akan ada organisasi tanpa rasa. Jaga kekompakan, jaga raso badunsanak. Hilangkan iri dan dengki. Kalau chemistry bundo-bundo kuat, PKPS akan kokoh,” tegas Adi Karsyaf.
Secara khusus, Ketum DPP PKPS berharap Arisan Bundo Kanduang Periode ke-2 ini lebih aktif dan berdampak, baik di ranah maupun di rantau, diantaranya menghubungkan kegiatan arisan dengan kegiatan sosial di kampung halaman, seperti membantu anak yatim dan UMKM Bundo-Bundo di Kabupaten Pesisir Selatan.
Dan ia berharap arisan Bundo Kanduang PKPS berdampak sebagai penjaga adat Minangkabau. Di tengah derasnya zaman, harus tetap mengajarkan adat, bahasa Pesisir, dan nilai agama kepada cucu-cucu di rantau.
Pertemuan perdana ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat silaturahmi dan menjadikan Arisan Bundo Kanduang sebagai pilar pemersatu keluarga besar Pesisir Selatan di perantauan. (Agusmardi)
