SUMPAH PEMUDA KE-98: KEPALA DESA DODAGA MURSIDIN ABU SERUKAN PEMUDA JAUHI MIRAS, JAGA PERSATUAN, DAN DUKUNG PEMBANGUNAN

Admin
95
×

SUMPAH PEMUDA KE-98: KEPALA DESA DODAGA MURSIDIN ABU SERUKAN PEMUDA JAUHI MIRAS, JAGA PERSATUAN, DAN DUKUNG PEMBANGUNAN

Sebarkan artikel ini

HALMAHERA TIMUR, MALUKU UTARA – Memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 pada 28 Oktober 2026, Kepala Desa Dodaga, Mursidin Abu, menyerukan kepada seluruh generasi muda dan elemen masyarakat agar terus memperkuat persatuan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta berperan aktif dalam mendorong kemajuan pembangunan desa.

Seruan tersebut menjadi pesan penting bagi generasi muda agar menjadikan momentum Sumpah Pemuda sebagai titik kebangkitan untuk mempererat persaudaraan, menghargai perbedaan, dan menumbuhkan semangat gotong royong demi mewujudkan Desa Dodaga yang aman, damai, harmonis, dan sejahtera.

Mursidin menegaskan, peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak boleh hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, nilai-nilai luhur yang diwariskan para pemuda pada 28 Oktober 1928 harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjaga kerukunan serta mengambil bagian dalam pembangunan desa.

“Semangat Sumpah Pemuda harus menjadi energi penggerak bagi pemuda Desa Dodaga untuk terus berkarya, berinovasi, dan menjaga keharmonisan antarwarga demi kemajuan desa yang kita cintai bersama,” ujar Mursidin.

Menurutnya, generasi muda merupakan aset penting sekaligus penerus kepemimpinan di masa depan. Karena itu, pemuda perlu mempersiapkan diri dengan meningkatkan kreativitas, mengembangkan potensi, serta menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan integritas.

Baca Juga : BADKO HMI MALUT Soroti Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih: Tenaga Kerja dan Sarjana Lokal Harus Diprioritaskan

Ia berharap pemuda Desa Dodaga tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi mampu tampil sebagai pelopor perubahan melalui berbagai kegiatan positif, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Selain menekankan pentingnya persatuan dan partisipasi dalam pembangunan, Kepala Desa Dodaga, Mursidin Abu, juga memberikan perhatian khusus terhadap perilaku generasi muda di lingkungan masyarakat.

Ia mengingatkan para pemuda agar menjauhi minuman keras (miras), perkelahian, serta berbagai tindakan negatif yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.

Menurut Mursidin, masa muda merupakan kesempatan berharga untuk belajar, berkarya, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan masa depan. Oleh sebab itu, generasi muda diharapkan mampu memilih pergaulan yang sehat dan tidak mudah terpengaruh oleh perilaku yang berpotensi merusak masa depan.

Ia menegaskan bahwa terciptanya keamanan dan ketertiban di desa membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, keluarga, hingga generasi muda. Kerja sama tersebut penting untuk mencegah konflik serta menciptakan lingkungan yang nyaman bagi seluruh warga.

“Pemuda harus menjadi teladan di tengah masyarakat. Hindari hal-hal negatif seperti minuman keras dan perkelahian yang hanya merugikan diri sendiri. Mari kita satukan energi untuk saling menghargai perbedaan, menjaga keamanan, dan bersama-sama menjaga nama baik Desa Dodaga,” tegasnya.

Baca Juga : BUPATI UBAID YAKUB LANTIK 235 ANGGOTA BPD DARI 47 DESA DI WILAYAH MABA, TEKANKAN INTEGRITAS, PENGAWASAN, DAN KEPENTINGAN RAKYAT

Ia juga mengajak generasi muda untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat, mempererat hubungan persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama warga.

Lebih lanjut, Mursidin menekankan bahwa perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan, bukan alasan untuk menimbulkan perpecahan.

Sikap saling menghormati, menjaga kerukunan antarkeluarga, serta mengedepankan musyawarah merupakan fondasi penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

Ia berharap momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 dapat membangkitkan semangat baru bagi pemuda Desa Dodaga untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, menjaga kebersihan lingkungan, mendukung program pemerintah desa, dan menyumbangkan gagasan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Mursidin juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah desa. Partisipasi aktif masyarakat, semangat gotong royong, dan kepedulian terhadap kepentingan bersama menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Baca Juga : Humas Polresta Padang Rayakan HUT Humas Polri ke-75 Bersama Warga

Dengan komunikasi yang baik dan kebersamaan yang kuat, berbagai tantangan pembangunan diharapkan dapat dihadapi secara bijaksana tanpa mengorbankan persatuan dan keharmonisan masyarakat.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda merupakan momentum untuk meneguhkan kembali komitmen generasi muda terhadap persatuan bangsa sebagaimana diwariskan melalui ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Semangat tersebut perlu diteruskan melalui tindakan nyata, mulai dari menjaga keamanan lingkungan, menghormati perbedaan, mengembangkan kreativitas, hingga berkontribusi dalam pembangunan desa.

Mursidin berharap pemuda Desa Dodaga dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, kreatif, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Ia juga berharap semangat persatuan tidak berhenti pada peringatan tahunan, tetapi terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

“Mari jadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai kekuatan untuk menjaga persatuan, menjauhi perilaku negatif, mempererat persaudaraan, dan bersama-sama membangun Desa Dodaga menjadi lebih baik,” demikian pesan yang disampaikannya.

Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98, generasi muda Desa Dodaga diharapkan mampu menjadi pelopor persatuan, penjaga ketertiban, dan penggerak pembangunan demi terwujudnya desa yang aman, damai, harmonis, serta semakin maju.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

KEPULAUAN MENTAWAI, SIMAK.CO.ID — Temuan obat kedaluwarsa di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan dan gudang farmasi Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi sorotan. Persoalan ini memunculkan pertanyaan mengenai pengelolaan persediaan obat, pengawasan distribusi,…